Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Kutemukan Cinta di Ibukota (Cerpen)

Kutemukan Cinta di Ibukota Oleh: Tika Ihwatika      sources : hipwee Tak pernah terpikir olehku untuk berada di ibukota dalam waktu yang lumayan lama. Apalagi dengan kondisi dan situasi hati yang tersakiti. Tanpa kedua orang tua dan orang-orang tersayang. Tapi aku mencoba bertahan dan sabar menjalani semuanya demi kebaikanku. Ya, aku terpaksa pergi untuk sekedar menenangkan diri atas sesuatu yang menimpaku. Sebuah penghianatan atas janji yang terpatri dari seorang lelaki.  Ah.. sudahlah aku tak mau membahasnya lagi. Kurelakan semua yang terjadi sebagai takdir terbaik dari Illahi. Kupasrahkan semuanya pada Sang Maha Bijaksana. "Ayo, kamu ke sini aja jangan terus bersedih. Kasihan mamamu setiap hari melihatmu mengurung diri di kamar. Kamu harus bangkit. Jangan biarkan mamamu sakit karena memikirkan masalahmu," demikian kata-kata bibi yang kudengar lewat telpon. Suaranya yang melengking dengan gaya bicaranya yang nyeroscos menambah pusing kepalaku....

Cerpen: Dia dalam Ingatanku

Dia dalam Ingatanku Oleh : Tika Ihwatika Sore ini aku berniat untuk tidak segera pulang ke rumah, meski sebenarnya dari kantor tempatku bekerja sudah bubaran. Sengaja kubelokkan honda varioku ke arah rumah kakakku di daerah Kiara Condong. Sore ini aku ingin bercerita tentang pertemuanku dengan seseorang yang dulu sangat aku dambakan kehadirannya. Dia yang semasa sekolah dulu sering kuledek karena sikapnya yang kekanak-kanakkan. Dia yang menurutku tak peka dengan apa yang kuperbuat. Dia yang bersikap “lurus” dan terkesan tak acuh dengan segala hal yang kulakukan. Ah dia… dia .. dan hanya dia yang ada dalam fikiranku saat ini. “ Assalamu`alaikum,” aku mengucapkan salam sambil masuk ke rumah kakakku. “Wa`alaikumussalam,” terdengar suara kakakku dari ruang tengah.“Eh,, kamu Zein, tumben kesini, ada apa?” “Main aja atuh Teh, emangnya gak boleh gitu?” jawabku sambil duduk di sofa ruang tengah. “Ya boleh atuuh ,, kamu kan adik Teteh,” katanya sambil menyodorkan tangannya meng...

DO'A (Cerita Pendek)

The Power Of Do'a Oleh : Tika Ihwatika pic by pixabay Ini adalah ceritaku tentang betapa dahsyatnya kekuatan sebuah do`a. Pengalaman yang pertama adalah pada saat melahirkan anak ketiga. Saat itu usiaku menginjak 39 tahun, usia yang tak muda lagi dan sangat beresiko untuk melahirkan. Namun aku tetap semangat menyambut kehadiran buah hatiku yang menurut hasil USG berjenis kelamin laki-laki sesuai harapanku. Ya.. aku sangat mengharapkan kehadiran anak laki-laki untuk melengkapi kebahagiaan rumah tanggaku setelah sebelumnya memiliki dua orang putri. Kehamilan yang ketiga ini diawali dengan kerinduanku akan hadirnya seorang bayi di rumah. Ada rasa rindu ingin menyusui dan menggendong bayi. Berbagai upaya kulakukan agar aku bisa segera hamil lagi. Selain tidak ber-KB akupun   mendatangi tukang pijat untuk mencoba melemaskan otot-otot di sekitar rahim. Saat itu tukang pijat mengatakan jika rahimku terasa kering, dia bilang mungkin akibat sering minum jamu. Tapi aku membantahnya ...

Cerpen : Suka Duka di GBK

Suka Duka di GBK Oleh : Tika Ihwatika,S.Pd.SD Guru SDN 1 Linggawangi Kec. Leuwisari Sungguh suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bisa ikut berangkat dan menyaksikan acara puncak perayaan HUT PGRI ke-70 yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno pada hari Minggu tanggal 9 Desember 2015 lalu. Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata betapa senangnya hatiku ketika tiba-tiba Bu Hj. Awang Munawaroh,S.Pd. yang menjabat ketua ranting PGRI   memintaku untuk berangkat menghadiri acara bergengsi itu. Tanpa pikir panjang lagi, aku langsung mengiyakan permintaan itu. Jujur saja selain ingin menyaksikan puncak perayaan HUT PGRI itu secara langsung, motivasiku berangkat karena ingin tahu dngan jelas seperti apa Gelora Bung Karno itu. Ya,, selama ini saya hanya bisa melihat Gelora Bung Karno yang terkenal dengan GBK itu hanya di televisi saja. Tak kan banyak yang kuceritakan bagaimana kisah kami selama di perjalanan menuju ibu kota Jakarta ini. Hanya sedikit saja sebagai pengantar...