Samarang dalam Kenangan Oleh : Tika Ihwatika Menginjakkan kaki kembali di daerah Samarang Kabupaten Garut dalam rangka refreshing ke tempat wisata Puncak Darajat, membuat pikiranku berselancar ke masa 28 tahun yang lalu saat berkunjung ke rumah salah seorang sahabatku sewaktu sekolah. Saat itu tanpa rencana, tiba-tiba ada seseorang yang sudah kuanggap kakak memintaku untuk mengantarnya ke rumah sahabatku itu. Sebut saja namanya Deni, dan aku memanggilnya dengan sebutan Kang Deni. Dengan perasaan heran aku bertanya ada kepentingan apa dia mengajakku berkunjung ke sana. Kang Deni tak menjawabku dengan lisan, tapi dia memberikan selembar kertas untuk kubaca. Dalam kertas yang ternyata balasan surat cinta itu terlihat tulisan sahabatku yang mengatakan,”Dalam kertas ini serba terbatas, lebih baik datang saja ke rumahku.” Begitu bunyi surat yang kubaca. Usai membaca surat itu, aku tersenyum lucu. Kulipat kembali surat itu dan kuberikan pada kang Deni. Nampak dia tak sabar menunggu ...